Home Penduduk Sejarah Gereja Lokal
01-05-2017   |   Contact us  |   Forum  |   Make it Homepage  |  
Geografi
Dataran Rendah Pantai
Daerah-daerah Perbukitan
Celah Besar

 

Ada banyak nama untuk Tanah Suci; Tanah Kanaan, Tanah Israel, Palestina, Tanah Terjanji. Dalam situs ini yang kami maksudkan adalah sebuah wilayah yang dewasa ini dikenal dengan Negara Israel dan Wilayah PalestinaTepi BaratdanJalur Gaza”.

 

Adapun garis-garis perbatasan wilayah geografis yang kami maksudkan ini adalah, di sebelah barat, Laut Mediterania, di selatan, Teluk Eilat dan Sinai bagian utara, di utara, pegunungan Lebanon selatan dan di sebelah timur, Celah Siria Afrika, dataran tinggi Golan, Sungai Yordan, Laut Mati dan bagian timur Lembah Arava.

 

Meskipun wilayahnya kecil, Tanah Suci terdiri dari banyak daerah dan sub-daerah. Daerah-daerah ini begitu berbeda satu sama lain sehingga dapat dikatakan bahwa Tanah Suci merupakan sebuah model geografis kecil yang memiliki segalanya: pantai, pegunungan, sungai-sungai, lembah-lembah, dan laut.

 

Pemandangan dari satelit di bawah ini menunjukkan pembagian tanah ini ke dalam tiga jalur memanjang yang membentang dari selatan (atau tenggara) ke utara: Dataran Rendah Pantai, Daerah-daerah Perbukitan, dan Celah (Rift).

 

 

 

 

 

 

 

 

Dataran Rendah Pantai:

 

Dimulai dari Gaza, di sini lebarnya yang paling besar yaitu 40 km, dataran ini secara bertahap semakin menyempit ke arah utara hingga lebarnya mencapai 4-5 km dekat Rosh Haniqra. Di bagian utara dataran ini diselingi dua kali oleh perbukitan yang menjorok ke lautTanjung Karmel dan Tanjung Rosh Haniqra.

Panjang dataran rendah ini dari utara ke selatan diukur mulai dari Rafah (di perbatasan dengan Mesir) sampai keRosh Haniqra (di Perbatasan dengan Lebanon) adalah 250 km.

 

 

Daerah-daerah Perbukitan:

 

Daerah perbukitan meliputi sebagian besar wilayah di selatan Negev, bagian tengahSamaria dan Judea”, dan Galilea Utara.

 

Bukit-bukit Negev:

Terdiri dari tiga sub daerah dengan arah barat dayabarat laut: Perbukitan Eilat yang berada jauh di selatan, Dataran Tinggi Paran, dan Perbukitan Negev tengah.

 

Bagian Tengah:

Daerah ini mencakup Judea dan Samaria. Perbukitan Judea terbagi dalam tiga sub daerah yang berdeda satu sama lain dalam hal jenis bebatuan, tanah, dan iklim. Di sebelah barat, sub-daerah kaki bukit, di sebelah tengah sub-daerah perbukitan (Hebron, Yerusalem, Bethel) dan di sebelah timur sub-daerah Gurun Yudea. Lipatan Yudea tingginya lebih dari 1000m.

Daerah Samaria memiliki tiga lipatan yang parallel – Samaria Timur, Perbukitan Besi, dan Gunung Karmel. Wilayah palung Nablus dan daerah Menashe terletak di antaranya. Titik tertinggi Perbukitan Samaria adalah Gunung Ebal (940 m) dan Gunung Gerizim (881 m) di atas permukaan laut.

 

Galilea:

Galilea terpisah dari Samaria oleh Lembah Zebulon, Lembah Jezereel dan Lembah Harod. Dalam berbagai periode sejarah lembah-lembah ini digunakan sebagai jalan yang menghubungkan laut dan pedalaman. Galilea sendiri terdiri dari Galilea Atas dan Galilea Bawah. Di Gallilea Bawah tidak ada wilayah yang melebihi ketinggian 600 meter dpl. Puncak-puncak yang tertinggi adalah Gunung Kamon 598 meter dan Gunung Tabor 588 meter dpl. Beberapa puncak di Galilea Atas dua kali lipat tingginya, Gunung Meron (1208 m) merupakan puncak tertinggi.

 

 

Celah Besar ( The Great Rift):

 

Celah ini membentang dari selatan ke utara: celah besar di permukaan bumi ini mulai di Lembah Arava yang merupakan bagian Negev, melewati Laut Mati, di sini titik terendah pada celah ini mencapai 400 m di bawah permukaan laut. Kemudian celah ini menyusuri bagian rendah Lembah Yordan, melewati Danau Galilea yang berada pada titik 207 m di bawah permukaan laut dan terus hingga ke Lembah Hula.